Sebentuk kelegaan atas kenyamanan yang tercipta. Kisah ini sama sekali tak asing. Tentang rasa nyaman mengenakan kaos usang. Ada yang hanya sekedar lusuh, namun tak jarang juga robek tak karuan. Entoh begitu, kita bukan saja mertasa nyaman memakainya, tapi juga tak rela menggantikannya bahkan dengan kaos baru sekali pun.
Saya mempunyai beberapa biji kaos usang dengan [...]
Filed under: General
Comments Off
Membelah malam dengan benderang
Menemani bocah memetik bintang
Bercengkrama riang bersama kunang-kunang
Terang melintang bahagia terbentang
Menghadirkan hangat sekam pada sang malam
Memberi senyum merakah pada sang bocah
Menyediakan ruang melayang pada kunang-kunang
Menggelar permadani lega bagi bahagia
Demi ceria tercipta walau dalam dekapan gulita
Filed under: General
Comments Off
Ketika petang menjelang,
wajahmu hadir membayang.
Mengenang duka terpaksakan,
Dan bahagia tak jua terhadirkan.
Tulusmu menikamku,
Mengoyak-ngoyak sesalku.
Tegarmu melempar nanar berbinar,
Menampar keakuanku tersungkur, terkapar.
Filed under: General
Comments Off
Bukan pada susah aku gundah
Tak pula pada duka aku kecewa
Namun terhadap senang mengambang aku bimbang
Terhadap gembira terpana aku berprasangka
Terlampau lemah menghatur syukur
Terlalu takabur untuk sujud tersungkur
Terapung di fana dunia
Terhuyung di pertikaian keyakinan
Tak jua diri terdampar hakekat
Agar sesal tak perlu melayat
Filed under: General
Comments Off
Ketika pitutur disematkan pada sebentuk tradisi. Biasanya ia dihidangkan ketika memperingati ‘tiron’ seorang anak. Atau mendirikan bangunan. Atau aneka upacara selamatan Jawa lainnya. Maknanya adalah do’a agar terhindar dari bencana dan marabahaya alias memohon keselamatan.
Saya tak hendak mengurai sejarahnya. Saat ini saya hanya berminat mengungkap tafsiran atas perlakuan kita pada sepiring jenang eksotis ini. Otentiknya [...]
Filed under: General
Comments Off